Selamat Idul Adha
Tepat pukul 06:00 pagi hari seusai mandi pagi, saya berangkat ke masjid di sebelah rumah untuk melaksanakan sholat Idul Adha. Di dalam masjid sudah berjubel orang-orang yang ingin mengikuti rangkaian acara di hari Qurban ini. Sejenak saya harus berdiri di sebelah pintu untuk mencari-cari shaf yang kosong.
Syukur tidak terlalu lama saya berdiri, sholat akan segera dimulai. Gema takbir yang sedari tadi bergema di bangunan masjid seketika sunyi. Ratusan jamaah mulai berdiri untuk menunaikan shalat Idul Adha. Saya pun tidak ketinggalan, merangsek ke depan untuk mencari sela-sela shaf yang kosong, dan syukur alhamdulillah ada juga ruang kosong untuk saya tempati. Kurang lebih 5 – 10 menit sholat dilakukan, setelah itu khatib naik ke mimbar untuk memberi khotbah hari raya. Saat itulah tidak terasa mata saya terasa berat -mengantuk-, jadi ingat bahwa semalam tidur saya tidak terlalu nyenyak. Setiap 1 jam sekali saya terbangun, dan sayup-sayup terdengar riuh-rendah suara orang-orang bertakbir di masjid.
Usai khutbah kurang lebih sudah pukul 07:00, saya pun bergegas bersiap untuk berangkat ke kantor. Ya benar, saya hari ini libur tetapi harus datang karena ditunjuk sebagai panitia penyembelihan hewan kurban (2 ekor Sapi dan 1 ekor Kambing). Untungnya dalam susunan kepanitian itu saya ditugaskan sebagai seksi dokumentasi, sehingga tidak harus bergelimang dengan darah
dan bisa menyempatkan diri untuk nge-junk.

Hehehe, sempat ada kejadian lucu juga. Waktu mau menyembelih sapi, karena belum pengalaman untuk memosisikannya di tempat penyembelihan, sempat juga sapi tersebut kabur ke arah karyawan yang menonton dan alhasil semuanya pada bubar
.
Tidak lupa, saya ucapkan selamat Idul Adha bagi umat muslim yang merayakannya.
